jump to navigation

Testimony

Kutipan dari www.mainreview.org

Speed Reading Ibarat Scanning

Habibie Burhani, ST. menargetkan kemampuan baca setelah mengikuti program Speed Reading ini akan meningkat menjadi berlipat dalam proses waktu yang tidak terlalu lama. Sebagai contoh, apabila sebelumnya seseorang mempunyai rata-rata kemampuan memabaca 250 – 300 kata per menit, maka setelah mengikuti Speed Reading kemampuannya menjadi 750 – 900 kata per menit.

Salah seorang peserta, Fitri, mahasiswi Sastra Jerman, mengungkapkan bahwa kemapuan membacanya menajadi meningkat. Sebelumnya ia memiliki kemampuan membaca 250 kata per menit. Akan tetapi sekarang menajdi 920 kata per menit. Hanya saja, menurut dia, bacaan yang dibaca haruslah bacaan-bacaan yang berat.

Hal ini diamini pula oleh Habibie selaku trainer Speed Reading di Lantai 201 Pusat Studi Jepang, Rabu (30/01) lalu. Dia menambahkan, speed reading tidak dapat digunakan pada bacaaan-bacaan seperti komik dan novel. Sebab bacaan itu lebih besar unsur seninya sehingga harus dibaca kata per kata. Lain halnya dengan artikel dalam buku-buku yang cenderung tidak mementingkan unsur seni. “Membaca dalam konsep ini lebih ditekankan pada proses scanning,” kata Habibie. Pembaca ibarat mesin scan yang melihat tulisan lalu merekan semuanya dalam memori sehingga ketika dicari tema utama tulisan tersebut, dengan cepat dia dapat menemukannya.

Trilogi Membaca Speed Reading

Ada 3 point utama yang dijadikan patokan dalam Speed Reading. Poin-poin tersebut adalah Speed, Komprehensive, dan Memory. Ke semua ini saling bersinergi. Tidak bakal lengkap tanpa dilalui secara bertahap. Meskipun demikian, diakui oleh Habibie, kemampuan memori dalam hal ini IQ cukup berperan juga dalam membantu tingkat kemapuan membaca seseorang. Semakin tinggi IQ, maka akan semakin tinggi juga kemampuan membaca dia. “Hanya saja bukan berarti yang ber-IQ rendah maka tidak dapat memperoleh apa-apa. Dengan program ini, setidaknya kemampuan mereka akan jauh lebih meningkat,” tambah Habibie.

Rekor yang pernah tercapai di UI sendiri dalam program ini adalah 1300 kata per menit. Bahkan menurut Habibie, sebenarnya kemampuan seorang manusia itu bisa sampai ke titik 1500 kata per menit. Hal ini dapat dimaklumi dikarenakan pelatihan dilakukan 2 jam saja. Sedangkan biasanya pelatihan seperti ini dilaksanakan hampir seminggu.

http://mainview.org/artikel_lengkap.php?id=15&artikel=news

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.